Setelah beberapa kali menimbang, mengamati dan belajar dari website2 tentang dinar emas, akhirnya hari ini aku membeli dinar emas di wakala griya dinar, jln kemitbumen 1 jogja. Saat ini ditengah krisis yang melanda hampir diseluruh belahan dunia, pada intinya penyebabnya adalah terlalu banyaknya beredar uang kertas (uang fiat) tidak didasarkan pada suatu asset yang barharga (misal emas). Hal ini tentu lama-lama memicu gejolak karena uang yang kertas yang dipegang menjadi tidak berharga lagi ( aku gak begitu pintar untuk menjelaskan). Di Amerika berbagai kebijakan telah diambil seperti bail out , pengucuran paket bantuan keuangan yang pada intinya sebenarnya menambah peredaran uang kertas. Mungkin sesaat masalah akan teselesaikan. Tapi pada akhirnya nanti karena terlalu banyak uang kertas , uang kertas ini menjadi tidak berharga karena tidak didasarkan pada suatu komoditas atau asset berharga. Kembali ke dinar emas adalah solusinya….
Artikel2 menarik tentang ekonomi dunia dan solusi dinar yang ditawarkan dapa dibaca di wakala nusantara dan gerai dinar. Dinar (Uang emas) merupakan solusi yang tepat karena nilai yang melekat diuang tersebut sesuai dengan perkembangan jaman. tidak seperti uang kertas yang setiap tahun mengalami inflasi. Dinar emas dari dulu (jaman rasulullah) hingga sekarang tetap sama. Paling tidak aku ikut berusaha untuk memasyarakatkan kembali dinar. Uang kertas hanya sebagai alat tukar sesaat saja. Jadi kalau ingin menabung jangan berwujud uang kertas, karena nilainya akan berkurang setiap tahun. Insya Allah dinar tidak, bahkan akan semakin bernilai. Wallaahu alam….
You Should Also Check Out This Post:
- SEMNASIF 2009 :E-DEMOCRACY
- GHIFA ULTAH
- SEMINAR NASIONAL TEKNIK INFORMATIKA (SEMNASIF) UPN 'VETERAN' YOGYA
- Sarasehan Dosen T. Informatika dan Himpunan Mahasiswa IF UPN
- Lawatan FTMM UTHM ke FTI UPN "Veteran" Yogyakarta




Alhamdulillah sudah memiliki Dinar Emas pertamanya, semoga Allah melimpahkan rezekinya agar dapat memiliki Dinar kedua, ketiga dan seterusnya. Juga dapat menunaikan rukun zakat dengan dinar dan dirham serta berperan serta menegakkan muamalah ke tengah-tengah masyarakat